بسم الله الرحمن الرحيم


Hadis – 4 Penyakit.
May 23, 2008, 1:02 am
Filed under: Hadis

“Sabda Rasulullah saw :

“Apabila kamu melihat kekikiran yang diperturutkan, hawa nafsu yang diumbar, dunia yang diutamakan dan ketakjuban setiap orang yang mempunyai pendapat terhadap pendapatnya, maka selamatkanlah dirimu.”

(Hadis Hasan riwayat Tarmizi)

Ini adalah sejumlah penyakit yang apabila muncul, maka tidak akan ada kehidupan berjamaah dan kegiatan bersama. Oleh sebab itu, Rasulullah saw menfatwakan kepada siapa saja yang menemui hal tersebut agar melakukan uzlah. Padahal Rasulullah saw sangat dan sering menganjurkan hidup berjamaah, bersatu, saling tolong menolong dalam kebaikan. Dari sini kita mengetahui bahawa ujub, kekikiran, cinta dunia dan memperturutkan hawa nafsu bagi kehidupan dunia secara umum dan kehidupan Islami secara khusus.

Bersamaan dengan ujub akan muncul redha kepada hawa nafsu. Redha kepada hawa nafsu akan mengakibatkan banyak kekurangan dan penyakit seperti ghurur (terpedaya dengan diri sendiri), meremehkan orang lain, menghendaki berbagai pangkat dan lain sebagainya. Sehingga Ibnu Atha’illah as-Sukandari menganggap redha kepada hawa nafsu sebagai pangkal segala bencana.

Ibnu Atha’illah berkata : “Pangkal setiap kemaksiatan dan kelalaian adalah redha pada hawa nafsu, sedangkan pangkal setiap ketaatan, kesadaran dan iffah adalah tidak redha pada hawa nafsu. Anda bersahabat dengan orang bodoh yang tidak redha pada hawa nafsu adalah lebih baik dari anda bersahabat dengan orang pandai yang redha pada hawa nafsunya. Apa gunanya ilmu bagi orang pandai yang redha pada hawa nafsu dan apa celanya kebodohan orang bodoh yang tidak redha pada hawa nafsunya.”

Dari sini kita mengetahui bahaya penyakit hawa nafsu atas kehidupan umat manusia secara umum dan kehidupan Islami secara khusus, juga segala bentuk amal jama’i.

Bila bahaya ujub, kekikiran, cinta dunia dan memperturutkan hawa nafsu atas kehidupan berjamaah telah ditegaskan oleh nas syariah, maka menjadi kewajipan setiap Muslim untuk membebaskan dirinya dari hal-hal seperti ini. Dan ini sekaligus menegaskan perlunya kajian-kajian seperti ini.

Mengagumi pendapat sendiri harus diubati dengan tunduk kepada syura.

Mempertururkan hawa nafsu harus diubati dengan mengikut nas-nas syariah.

Kekikiran yang diperturutkan diubati dengan kedermawanan.

Cinta dunia diubati dengan mengingatkan akhirat dan beramal untuk menghadapinya.


Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: